contoh kalimat di dalam batas-batas
- All three of the Three Mountains of Dewa are at least partially within the city limits.
Seluruh Tiga Gunung Dewa berada di setidaknya di dalam batas-batas kota. - The tomb of Muhammad lies within the confines of what used to be his wife Aisha's and his house.
Kuburan Muhammad terletak di dalam batas-batas rumah yang dulu adalah rumah istrinya dan Aisha, Hujra. - The fleet will discover Brazil which lies within boundaries granted to Portugal in the Treaty of Tordesillas.
Mereka kemudian menemukan Brazil yang terhampar di dalam batas-batas wilayah yang diberikan kepada Portugal dalam Perjanjian Tordesillas. - Dante's in-depth knowledge (within the limits of his time) of Roman antiquity, and his evident admiration for some aspects of pagan Rome, also point forward to the 15th century.
Pengetahuan mendalam Dante akan zaman kuno Romawi, di dalam batas-batas zamannya, dan kekagumannya yang tampak jelas akan beberapa aspek dari Roma era pagan, juga menerawang ke depan hingga abad ke-15. - Upon the fall of the empire after World War I the Turkish Republic adapted a unitary approach, which forced all the different cultures within its borders to mix with each other with the aim of producing a national and cultural identity.
Pada masa kemunduran kesultanan setelah Perang Dunia I Republik Turki mengangkat pendekatan kesatuan, yang memaksakan semua budaya yang berbeda-beda di dalam batas-batas wilayah negara untuk saling bercampur-baur dengan tujuan menghasilkan jatidiri kebangsaan dan kebudayaan. - ARF, previously outlawed, became the main representative of the Armenian community in the Ottoman Empire, replacing the pre-1908 Armenian elite, which had been composed of merchants, artisans, and clerics who had seen their future in obtaining more privileges within the boundaries of the state's version of Ottomanism.
FRA, setelah sebelumnya dilarang, menjadi perwakilan utama komunitas Armenia di Kesultanan Utsmaniyah, menggantikan kelompok elit Armenia pra-1908 yang terdiri dari para pedagang, pengrajin, dan klerus yang pernah memandang masa depan mereka dalam memperoleh lebih banyak hak istimewa di dalam batas-batas versi Ottomanisme negara tersebut.